Tahap 4 – Postingan 1
Mengenal Suhu dan Pengukurannya
Sebelum melakukan percobaan, kita perlu memahami pengetahuan ilmiah yang mendasarinya. Mari mengenal suhu, cara mengukurnya, dan bagaimana suhu dapat mengalami perubahan.
Bagaimana kita mengetahui bahwa suhu air mengalami kenaikan atau penurunan?
Mengapa Kita Perlu Memahami Suhu?
Pernahkah kalian mengambil air dari keran pada pagi hari, kemudian mengambil air dari sumber yang sama pada siang hari? Apakah suhu air yang kalian rasakan selalu sama?
Atau, pernahkah kalian menyentuh gelas berisi air panas dan gelas berisi air dingin? Keduanya memberikan sensasi yang berbeda pada kulit.
Kita sering menggunakan kata panas dan dingin untuk menggambarkan keadaan suatu benda. Dalam ilmu pengetahuan alam, keadaan tersebut dapat dipelajari melalui konsep suhu.
- Bagaimana cara mengetahui bahwa air dalam suatu wadah lebih panas daripada air dalam wadah lainnya?
- Apakah tangan kita dapat menentukan suhu secara tepat?
- Mengapa kita perlu mengukur suhu, bukan hanya merasakan panas atau dingin?
Pengertian Suhu
Suhu adalah besaran fisika yang menyatakan derajat panas atau dinginnya suatu benda.
Contohnya:
Memiliki suhu rendah.
Memiliki suhu sedang.
Memiliki suhu tinggi.
Memiliki suhu sangat tinggi.
Suhu merupakan besaran yang dapat diukur dan dinyatakan dengan angka. Karena itu, kita tidak cukup hanya mengatakan air terasa panas atau dingin. Kita perlu melakukan pengukuran untuk mengetahui suhunya.
Air A memiliki suhu 25°C, sedangkan air B memiliki suhu 35°C.
Artinya, suhu air B lebih tinggi daripada suhu air A.
Alat untuk Mengukur Suhu
Alat yang digunakan untuk mengukur suhu disebut termometer.
Contoh peralatan pengukuran di laboratorium.
Termometer membantu kita mengetahui suhu suatu benda secara lebih objektif dibandingkan hanya menggunakan indra peraba.
Beberapa jenis termometer
Menggunakan perubahan volume zat cair akibat perubahan suhu. Contohnya termometer alkohol atau raksa.
Menampilkan hasil pengukuran suhu dalam bentuk angka pada layar digital.
Mengukur suhu permukaan benda tanpa harus menyentuh benda tersebut.
- Mengapa termometer lebih dapat diandalkan daripada tangan untuk mengukur suhu?
- Apakah semua jenis termometer digunakan dengan cara yang sama?
- Termometer apa yang paling sesuai untuk mengukur suhu air dalam percobaan kita?
Satuan Suhu
Suhu dapat dinyatakan dengan beberapa satuan. Dalam kehidupan sehari-hari dan percobaan di sekolah, satuan yang paling sering digunakan adalah derajat Celsius (°C).
| Skala suhu | Titik beku air | Titik didih air |
|---|---|---|
| Celsius (°C) | 0 | 100 |
| Fahrenheit (°F) | 32 | 212 |
| Kelvin (K) | 273,15 | 373,15 |
Keterangan: nilai titik beku dan titik didih air tersebut berlaku pada tekanan udara standar.
Suhu Berbeda dengan Kalor
Suhu dan kalor sering dianggap sama karena keduanya berkaitan dengan keadaan panas dan dingin. Padahal, keduanya merupakan konsep yang berbeda.
| Suhu | Kalor |
|---|---|
| Menunjukkan derajat panas atau dingin suatu benda. | Energi yang berpindah karena adanya perbedaan suhu. |
| Diukur menggunakan termometer. | Diukur dalam satuan energi, yaitu joule (J). |
| Satuan yang umum digunakan adalah °C. | Satuan SI adalah joule (J). |
Ketika air panas dicampurkan dengan air dingin, energi berpindah dari air yang bersuhu lebih tinggi ke air yang bersuhu lebih rendah.
Perpindahan energi tersebut disebut kalor. Akibatnya, suhu air panas cenderung turun dan suhu air dingin cenderung naik hingga tercapai kesetimbangan termal.
- Apakah suhu dan kalor memiliki arti yang sama?
- Ketika air panas dicampur dengan air dingin, ke arah manakah energi berpindah?
- Mengapa suhu air panas dapat turun setelah dicampur dengan air dingin?
Perubahan Suhu
Suhu suatu benda dapat mengalami kenaikan atau penurunan.
Suhu akhir lebih tinggi daripada suhu awal.
Contoh: air 25°C menjadi 32°C.
Suhu akhir lebih rendah daripada suhu awal.
Contoh: air 80°C menjadi 60°C.
Menghitung perubahan suhu
Untuk mengetahui besar perubahan suhu, kita dapat menggunakan rumus:
ΔT dibaca delta T.
Keterangan:
- ΔT = perubahan suhu
- T akhir = suhu setelah perlakuan
- T awal = suhu sebelum perlakuan
Air mula-mula memiliki suhu 27°C. Setelah diletakkan di bawah sinar matahari selama 30 menit, suhunya menjadi 35°C.
Diketahui:
T awal = 27°C
T akhir = 35°C
Ditanyakan: Berapa kenaikan suhu air?
Penyelesaian:
ΔT = T akhir − T awal
ΔT = 35 − 27
ΔT = 8°C
Air dalam sebuah wadah memiliki suhu awal 26°C. Setelah terkena sinar matahari selama 20 menit, suhunya menjadi 33°C.
- Berapa suhu awal air?
- Berapa suhu akhir air?
- Berapa kenaikan suhu air tersebut?
Mengapa Konsep Suhu Penting dalam Proyek Kita?
Dalam proyek Pengaruh Warna Wadah terhadap Kenaikan Suhu Air, kalian tidak cukup hanya mengamati air mana yang terasa lebih panas.
Kalian harus melakukan pengukuran agar mendapatkan data yang dapat dibandingkan.
Uji Pemahaman
Setelah mempelajari materi, jawablah pertanyaan berikut untuk mengetahui sejauh mana kalian memahami konsep suhu.
Jelaskan dengan menggunakan kalimat kalian sendiri.
Jelaskan alasan kalian.
Jelaskan perbedaan keduanya berdasarkan pengertian dan satuannya.
Air memiliki suhu awal 28°C. Setelah 20 menit, suhunya menjadi 34°C. Berapa kenaikan suhunya? Tuliskan cara menghitungnya.
Mengapa kita harus mengukur suhu awal dan suhu akhir air dalam percobaan pengaruh warna wadah terhadap kenaikan suhu air?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar