Sabtu, 03 Juli 2021

Menyiasati Penyakit Tidak Fokus

Pernahkah Anda mengalami ini? Suatu saat anda ingin melakukan sesuatu dengan perangkat pintar anda. Mengirimkan pesan penting ke seseorang, misalnya. Kemudian Anda membuka layar. Menekankan aplikasi pesan. Melihat banyak pesan masuk belum terbaca. Sekilas terlihat pengirimnya adalah orang yang dekat dengan Anda. Maka Anda pun tergerak untuk menjelajah dulu sebelum mengirim pesan. Penjelajahan dimulai. Jempol Anda punya dengan lincah bermain di atas tuts keyboard perangkat. Anda larut di dalamnya beberapa lama sampai Anda sedikit merasa lega. Anda pergi meninggalkan perangkat pintar Anda sementara Anda belum jadi mengirim pesan penting Anda? 

Pernah mengalami kejadian seperti itu? 

Kalau saya pernah banget. Sering malah. Intinya saya sering melewatkan banyak pekerjaan penting karena kehilangan fokus. Saat berselancar di dunia maya, awalnya saya ingin mencari informasi penting berkaitan pekerjaan. Eh begitu mata melihat informasi berseliweran, tujuan utama terabaikan. Itu karena saya kehilangan fokus. 

Tampaknya sepele dan banyak orang melakukannya. Tapi dampaknya luar biasa. Saya merasa kehilangan banyak waktu untuk sesuatu yang kurang penting dalam hidup saya. 

Sampailah saya berkenalan dengan sebuah aplikasi keep google. Aplikasi ini merupakan aplikasi yang disediakan google seperti aplikasi-aplikasi yang lain. 
Ikonnya adalah gambar bohlam berwarna kuning. Namanya Catatan Keep. Aplikasi ini juga kita temukan kalau kita membuka akun google melalui web browser. 

Aplikasi ini merupakan aplikasi yang akan membantu kita mengelola kegiatan. Aplikasi ini menyediakan  jendela-jendela kecil untuk menambahkan catatan. Lembar kerjanya dapat berupa catatan dan lembar centang. Kita menuliskan sesuatu di sana dan menyimpan dan membukanya sewaktu waktu kita butuhkan. 

Saya paling suka dengan daftar centangnya. Daftar centang ini saya gunakan untuk membuat list. Semua yang bisa dilist saya buat di sana. Misalnya saya membuat list pekerjaan yang harus dikerjakan hari ini. 
Seperti ini
Saya menuliskan semua pekerjaan yang akan saya kerjakan di hari dimana saya terbangun pagi-pagi. Kemudian saya pun mengerjakannya satu persatu. Daftar itu bisa digeser penempatannya. Caranya dengan menekan titik-titik di depan kotak centang dan menggesernya di tempat yang saya inginkan. Saya urutkan daftar pekerjaan itu sesuai dengan kemampuan saya melakukannya. Saya biasanya mendaftar semua pekerjaan begitu ingat. Karena saya mempunyai penyakit lupa lumayan parah. Jadi begitu ingat saya tulis, tidak peduli kapan saya bisa mengerjakanya. Begitu bersiap mengerjakanya saya menempatkan pekerjaan yang dapat dikerjakan di saat itu di urutan paling atas. Begitu saya selesai mengerjakan, saya tekan kotak centang. Siuut, daftar itu secara otomatis tercentang dan berpindah tempat ke bawah. 
Seperti ini, 
Terlihat di sana dua pekerjaan tercentang, tercoret dan berada di bawah. Begitu seterusnya. Bila satu pekerjaan selesai, saya centang dan berpindah ke bawah. Saya lakukan terus sampai semua pekerjaan habis tercentang. Bila ada pekerjaan yang belum terselesaikan, dia akan tetap berada di situ menunggu saya mengerjakannya. 

Sementara untuk pekerjaan yang sudah saya kerjaan bisa dihapus atau ditarik kembali ke list utama. Bila ingin menghapusnya kita perlu menekan titik tiga di kanan atas. Akan ada beberapa pilihan. Bila kita ingin menghapusnya kita klik hapus daftar centang. Bila kita ingin mengembalikan daftar yang sudah kita centang kembali ke daftar utama, kita tinggal klik kotak centangnya. Daftar itu otomatis akan kembali ke atas. Saya biasanya melakukan ini untuk pekerjaan yang dilakukan secara berulang, misalnya mengisi jurnal. Pekerjaan ini harus saya lakukan setiap hari tetapi sering terlupakan. 

Selain menggunakan untuk mengelola pekerjaan, saya juga menggunakan untuk daftar belanja. Saya tidak mempunyai banyak waktu untuk belanja. Selain itu dalam hal satu ini saya juga mempunyai penyakit yang lumayan parah juga. Kalau sudah ke toko atau pasar, sering mengalami lapar mata. Sering kepincut dengan ap yang terlihat di depan mata. Sambil mengingat ingat apa yang mau dibeli muter terus dari satu rak ke rak yang lain. Sudah begitu asal comot saja, eh sampai di rumah ternyata stok masih ada. Atau kalau gak ada saja barang yang terlewat. Tak terbeli. 

Setiap kali ingat ada barang yang harus dibeli, saya tambahkan di daftar belanja. Saat ke toko atau supermarket, saya lihat daftar belanja dan saya hanya fokus pada barang-barang yang saya butuhkan. Alhamdulillah saya jadi lebih hemat waktu dan hemat duit. 

Maka bila Anda tertarik aplikasi ini jangan buang- buang waktu lagi. Segera ambil perangkat, unduh aplikasi ini dari play store. Dan manfaatkan. Oh ya aplikasi ini sinkron ya. Bisa dibuka di laptop juga. 

Bagaimana kalau perangkat pintar Anda hilang padahal Anda punya catatan penting di keep Anda. Tenang. Catatan Anda akan tetap disimpan oleh google. Begitu Anda buka akun gmail, catatan keep Anda bisa ditemukan kembali. 








Sabtu, 19 Juni 2021

Sekolah Inklusif Fasilitas Merdeka Belajar bagi PDBK

Istilah ini, jujur agak-agak baru bagi saya. Beberapa kali mendengarnya tetapi belum ngeh.  Saya hanya menduga-duga saja. Satu dua kali membaca, istilah ini dikaitkan dengan anak berkebutuhan khusus. 

Semakin penasaran, ketika saya tahu ada kelas bimtek seri inklusif di guru belajar. Tak ada salahnya kan mencoba ikut. Tambah-tambah wawasan lah. Siapa tahu ada yang bisa di aplikasikan dalam kegiatan pembelajaran. Yah, siapa tahu. 

Jumat, 21 Mei 2021

Bersiap Untuk PTM di Tahun Pelajaran 2021-2022

 

Tanggal 20 Mei 2021, bertepatan  dengan  hari kebangkitan nasional, bertempat di Bakorwil III provisinsi Jawa Timur yang berkantor di Jl Simpang Ijen Malang dilakukan  sosialisasi fasilitasi penyelesaian permasalahan penyelenggaraan pemerintahan Kabupaten/Kota lingkup pendidikan. Kegiatan ini mengambil tema efektifitas pembelajaran tatap muka bagi siswa sekolah dan solusinya.

Kamis, 01 April 2021

Teman, Meninggikan atau Merendahkan

Kalau Anda takut berbuat dosa, maka Anda adalah teman orang yang beriman (Cak Lontong- komedian Indonesia)

Kali ini tentang teman. Dalam kajiannya, Kyai Imron Jamil mengulas dalam beberapa rekaman tentang pentingnya mencari teman. Bukan hanya sekedar teman, tetapi teman dunia akhirat. 

Manusia itu makhluk sosial. Dia tidak bisa hidup sendiri. Dia membutuhkan bantuan orang lain. Meskipun dia kuat dan bisa memenuhi kebutuhannya sendiri tetapi dia tetap membutuhkan kehadiran orang lain untuk mengisi ruang dalam jiwanya. 

Jadi kita membutuhkan kehadiran teman di sekitar kita. Kehadiran teman akan memberikan warna dalam kehidupan kita. Tetapi tidak sembarang teman yang dapat menumbuhkan rasa nyaman.  Itulah sebabnya kita harus waspada dan berhati-hati dalam memilih teman. 

Ada dua kriteria teman yang baik. Pertama, teman yang baik adalah teman yang perbuatannya dapat menularkan kebaikan kepada kita. Kita sadari atau tidak teman bergaul akan mempengaruhi kehidupan kita, demikian juga sebaliknya. Teman yang baik menularkan kebaikan. Penularan itu terjadi secara bertahap. Perlahan tetapi pasti. Karakter seseorang dibentuk oleh lingkungan. Salah satu diantaranya adalah teman sepergaulan. 

Nasehat cak Lontong mengisyaratkan antara dua orang yang membangun hubungan pertemanan ada timbal balik. Orang yang takut berbuat dosa adalah teman orang yang beriman. Takut dosa dan beriman itu serupa. Orang yang beriman adalah takut dosa. Orang yang takut melakukan dosa karena dia beriman. 

Kriteria kedua  teman yang baik adalah teman yang perkataannya adalah nasehat. Nasehat untuk selalu meningkatkan ketakwaan. Teman yang baik bukan teman ghibah yang selalu membicarakan keburukan orang lain. Teman yang baik adalah teman yang membuat kita merasa nyaman, tidak menghakimi, tidak memaksa kita untuk mengikuti kehendaknya, tidak terlihat baik ketika mendapatkan sesuatu dari kita, tidak suka memuji dan tidak suka dipuji. 

Meski tidak banyak jumlahnya dalam kehidupan nyata, tetapi teman seperti ini ada. Bila kita sudah menemukan, jangan sia-siakan dia.  

Begitu pentingnya memilih teman, maka kita harus berhati-hati dan cermat dalam memutuskan dengan siapa kita berteman.        
 


Rabu, 31 Maret 2021

Quotes dari Ikatan Cinta

 



Saya bukan pecinta sinetron, sebetulnya. Tidak banyak sinetron yang saya tonton. Beberapa saja dan itupun termasuk sinetron yang jalan ceritanya masuk akal, bercerita tentang kehidupan dan membawa pesan moral yang baik. 


Maka, ketika ada sinetron yang viral saya terlambat mengetahuinya. Judulnya Ikatan Cinta. Pemainnya ganteng dan cantik. Melihat tayangannya yang sepotong-sepotong saja membuat saya keranjingan dan semakin kepo untuk mengulik episode-episode sebelumnya. 

Pembelajaran memang dapat diperoleh dari mana saja. Pembelajaran juga dapat diperoleh dari jalan cerita sebuah sinetron. Asal Tuhan membuka hati kita untuk mendapatkan pelajaran, dari hal buruk sekalipun kita bisa mendapatkan pembelajaran. 

Sembari menonton, saya mencatat quotes-quotes menarik di sepanjang episode sinetron ini. Mungkin banyak penonton yang tidak menyadarinya. Nah, saya akan menyalin quotes-quotes itu di sini untuk anda. 

Inilah dia, 

Paling sering dilihat

Nah Kan! Ternyata Aku Salah Menilai Tubuhku

Salah satu masalah yang aku hadapi sebagai seorang penderita diabetes adalah  mengatasi rasa lapar.   Mungkin karena kebiasaan m...